Jumat, 08 Januari 2010

DESAIN DATABASE (MODEL RELASIONAL DAN DESKRIPSI ATRIBUT)

Diposkan oleh adalah tiekha...dan tiekha lagi .... di 03:31 0 komentar
Basis data (database) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan
satu dengan yang lainnya, tersimpan di simpanan luar komputer dan digunakan
perangkat lunak tertentu untuk memanipulasinya. Database merupakan salah
satu komponen yang penting di sistem informasi, karena berfungsi sebagai
basis penyedia informasi bagi para pemakainya. Penerapa database dalam
sistem informasi disebut dengan database system. Sistem basis data
(database system) ini adalah suatu sistem informasi yang mengintegrasikan
kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan lainnya dan
membuatnya tersedia untuk beberapa aplikasi yang bermacam-macam di dalam
suatu organisasi.
Tujuan dari desain database adalah untuk menentukan data-data yang
dibutuhkan dalam sistem, sehingga informasi yang dihasilkan dapat
terpenuhi dengan baik. Terdapat beberapa alasan mengapa desain database
perlu untuk dilakukan, salah satu adalah untuk menghindari pengulangan data.
Adapun metode untuk meminimasi pengulangan data (data redudancy) antara
lain dengan :
a. Normalisasi.
b. Dekomposisi lossless.
   Diperlukan jika ada indikasi bahwa tabel yang kita buat tidak baik
   (terjadi pengulangan informasi, potensi inkonsistensi data pada operasi
   pengubahan, tersembunyinya informasi tertentu) dan diperlukan supaya
   jika tabel-tabel yang didekomposisi kita gabungkan kembali dapat
   menghasilkan tabel awal sebelum didekomposisi, sehingga diperoleh tabel
   yang baik.
c. ERD (Entity Relationship Diagram).
d. Menentukan kardinalitas relasi.

Terdapat beberapa pengertian tentang key sehubungan dengan normalisasi dan
ERD, antara lain :
a. Superkey adalah gugus dari sejumlah atribut entiti yang dapat digunakan
   untuk mengidentifikasi obyek secara unik.
b. Candidate key adalah superkey dengan jumlah atribut minimal dan dapat
   berdiri sendiri.
c. Primary key adalah superkey yang dipilih oleh desainer atau administrator
   basis data.

4.2. Normalisasi.

Adalah proses yang berkaitan dengan model data relational untuk mengorganisasi himpunan data dengan ketergantungan dan keterkaitan yang tinggi atau erat. Hasil dari proses normalisasi adalah himpunan-himpunan data dalam bentuk normal (normal form). Ada beberapa bentuk normal, yaitu : a. Bentuk Normal I (First Normal Form / 1-NF). b. Bentuk Normal II (Second Normal Form / 2-NF). c. Bentuk Normal III (Third Normal Form / 3-NF). d. Bentuk Normal IV (Fourth Normal Form / 4-NF). e. Bentuk Normal Boyce-Codd (Boyce-Codd Normal Form / BCNF). f. Project-Join Normal I Form (PJNF). g. Domain-Key Normal I Form (DKNF). h. Bentuk Normal V (Fifth Normal Form / 5-NF). Kegunaan normalisasi : a. Meminimasi pengulangan informasi. b. Memudahkan indentifikasi entiti / obyek.

4.3. Bentuk Normal I (First Normal Form / 1-NF).

Suatu relasi memenuhi 1-NF jika dan hanya jika setiap atribut dari relasi tersebut hanya memiliki nilai tunggal dalam satu baris atau record. Tabel 4.1 : Bentuk tidak Unnormalized Form (Non 1-NF table) Tabel 4.2 : Bentuk 1-NF table

4.4. Bentuk Normal II (Second Normal Form / 2-NF).

Suatu relasi memenuhi 2-NF jika dan hanya jika : a. Memenuhi 1-NF. b. Setiap atribut yang bukan kunci utama tergantung secara fungsional terhadap semua atribut kunci dan bukan hanya sebagian atribut. Jika suatu relasi memenuhi 1-NF dan relasi tersebut memiliki tepat satu atribut yang membentuk kunci utama, maka relasi tersebut memenuhi 2-NF. Rasionalisasi 2-NF : a. Memiliki semantik yang lebih eksplisit dari 1-NF. b. Mencegah beberapa kondisi anomali dalam update data. Tabel 4.3 : Bentuk 2-NF table (satisfying 1-NF). Ketergantungan fungsional dilakukan untuk : a. StudentID => Student, BirthDate (SC1). b. CourseID => Course, Credit (SC2). c. StudentID, CourseID => Grade (SC3, SC3A). d. Grade => Weight (SC3B). Tabel 4.4 : Tabel yang memenuhi 2-NF. Tabel 4.5 : Tabel yang memenuhi 3-NF. Akhirnya semua tabel SC1, SC2, SC3A, SC3B berada dalam kondisi 3-NF, sehingga semua databases mengalami kondisi 3-NF.

4.5. Bentuk Normal III (Third Normal Form / 1-NF).

Suatu relasi memenuhi bentuk III (3-NF) jika dan hanya jika : a. Relasi tersebut memenuhi 2-NF. b. Setiap atribut bukan kunci tidak tergantung secara fungsional kepada atribut bukan kunci yang lain dalam relasi tersebut. Suatu relasi yang memenuhi 2-Nf dan hanya memiliki satu atribut bukan kunci selalu memenuhi 3-NF.

4.6. Bentuk Normal Boyce-Codd (Boyce-Codd Normal Form / BCNF).

Suatu relasi memenuhi BCNF jika dan hanya jika setiap determinan yang ada pada relasi tersebut adalah kunci kandidat (candidate keys). Determinan adalah gugus atribut dimanaa satu atau lebih atribut lain tergantung secara fungsional.

4.7. Model Hubungan atau Relasi Entiti (Entity Realtionship (E-R) Model).

Model relasi entiti didasarkan pada persepsi dunia nyata yang terdiri dari himpunan obyek dasar yang disebut entiti dan relasi antar entiti. Entiti adalah obyek yang dapat diidentifikasi secara unik. Entiti dikarakterisasi dan dipresentasikan dengan suatu gugus atribut. Contoh gugus atribut dari entiti PEKERJA adalah nama, tanggal lahir, NIP, golongan/pangkat. Sekelompok entiti yang memiliki karakterisasi entiti disebut gugus entiti (entity set). Setiap entiti dari gugus tersebut disebut anggota gugus (member of set). Contoh gugus entiti adalah gugus entiti pegawai bank, gugus entiti nasabah bank. Dari beberapa gugus tadi mungkin terjadi suatu relasi, misalnya relasi antara gugus bank dengan gugus nasabah bank. Berdasarkan jumlah gugus yang terlibat maka relasi antar entiti dibedakan menjadi : a. Relasi biner (binary), yaitu relasi antar 2 gugus entiti. b. Relasi trio (ternary), yaitu relasi antar 3 gugus entiti. c. Relasi N-ary, yaitu relasi antar n gugus entiti. Khusus untuk relasi biner maka relasi antar anggota dari dua gugus yang terlibat (kardinalitas relasi biner) dapat bersifat : a. Relasi 1-1 (one-to-one relationship). Adalah satu entiti anggota gugus diasosiasikan dengan tepat satu entiti anggota gugus yang lain. b. Relasi 1-banyak (one-to-many relationship). Adalah satu entiti anggota gugus diasosiasikan dengan satu atau lebih entiti anggota gugus yang lain. Sebaliknya satu entiti anggota gugus yang lain tersebut diasosiasikan dengan tepat satu entiti anggota gugus pasangannya. c. Relasi banyak-1 (many-to-one relationship). Adalah satu entiti anggota gugus diasosiasikan dengan satu atau lebih entiti anggota gugus yang lain dan berlaku pula sebaliknya.

4.8. Menterjemahkan ERD ke Tabel

4.9. Tipe file.

Database dibentuk dari kumpulan file. File di dalam pemrosesan aplikasi dapat dikategorikan ke dalam beberapa tipe, diantaranya yaitu sebagai berikut : 1. File induk (master file). Didalam aplikasi, file ini merupakan file yang penting. File ini tetap terus ada selama hidup dari sistem informasi. File induk dapat dibedakan lagi menjadi : a. File induk acuan (reference master file), yaitu file induk yang recordnya relatif statis, jarang berubah nilainya. Contoh dari file ini adalah file daftar gaji, file daftar matakuliah. b. File induk dinamik (dynamic master file), yaitu file induk yang nilai dari record-recordnya sering berubah atau sering dimutakhirkan (updated) sebagai akibat dari suatu transaksi. Contoh file ini adalah file induk persediaan, file induk langganan dan lain sebagainya. 2. File transaksi (transaction file). File transaksi disebut juga dengan nama file input (input file). File ini digunakan untuk merekam data hasil dari suatu transaksi yang terjadi. Misalnya nilai unit suatu barang dapat diketahui dari file induk persediaan. File induk ini hanya menunjukkan status unit akhir dari barang yang dimaksud. Sedang uni akhir ini berasal dari transaksi- transaksi yang pernah terjadi. Untuk melihat transaksi-transaksi yang mempengaruhi nilai di file induk, maka dapat dilihat pada file transaksinya. Contoh file transaksi yang lain adalah file transaksi penjualan yang berisi data tentang transaksi penjualan yang terjadi. Biasanya file transaksi memuat rekaman tanggal dari transaksinya yang menunjukkan kapan transaksi tersebut terjadi. 3. File laporan (report file). File ini disebut juga dengan file output (output file), yaitu file yang berisi dengan informasi yang akan ditampilkan. File ini dibuat untuk mempersiapkan pembuatan suatu laporan dan biasanya dilakukan bila printer belum siap atau masih digunakan oleh proses yang lain. 4. File sejarah (history file). File sejarah dibuat judan dengan file arsip (archival file), yaitu file yang berisi dengan data masa lalu yang sudah tidak aktif lagi, tetapi perlu disimpan untuk keperluan mendatang. 5. File pelindung (backup file). File pelindung merupakan salinan dari file-file yang masih aktif di database pada suatu saat tertentu. File ini digunakan sebagai cadangan atau pelindung bila file database yang aktif rusak atau hilang. 6. File kerja (working file). File kerja disebut juga dengan nama file sementara (temprorary file) atau scratch file. File ini dibuat oleh suatu proses program secara sementara karena memori komputer tidak mecukupi atau untuk menghemat pemakaian memori selama proses dan akan dihapus bila proses telah selesai.

4.10. Akses dan organisasi file.

Akses file (access file) adalah suatu metode yang menunjukkan bagaimana suatu program komputer akan membaca record-record dari suatu file. File dapat diakses dengan dua cara yaitu secara urut (sequential access) atau secara langsung (direct access atau random access). Metode akses urut (sequential access method) dilakukan dengan membaca atau menulis suatu record di file dengan membaca terlebih dahulu mulai dari record pertama, urut sampai dengan record yang diinginkan. Metode akses langsung (direct access method) dilakukan dengan cara langung membaca record pada posisinya di file tanpa membaca dari record pertama terlebih dahulu. Organisasi file adalah pengaturan dari record secara logika didalam file dihubungkan satu dengan yang lainnya. File dapat diorganisasikan secara urut (sequential organization) atau secara acak (random organization). Walaupun organisasi file dan pengaksesan file dapat dipandang secara terpisah, tetapi biasanya pembahasan mengenai organisasi file menyangkut keduanya, yaitu sebagai berikut : a. File urut (sequential file) merupakan file dengan organisasi urut (sequential organization) dengan pengaksesan secara urut (sequential access). b. File urut berindeks (indexed sequential file) atau sering disebut dengan ISAM (indexed sequential access method) merupakan file dengan organisasi urut (sequential organization) dengan pengaksesan secara langsung (direct access). c. File akses langsung (direct access file) atau disebut dengan file alamat langsung (direct address file) merupakan file dengan organisasi acak (random organization) dengan pengaksesan langsung (direct access). Organisasi file seperti ini disebut dengan organisasi file tradisional atau konvensional, karena telah ada sebelum struktur database dikembangkan. Organisasi file database dapat berbentuk struktur data berjenjang (hierarchical data structure), struktur data jaringa (network data structure) dan struktur data hubungan (relational data structure). Struktur data hubungan merupakan organisasi file database yang terbaru dan mudah dipahami. Struktur data hubungan mempunyai karakteristik sebagai berikut : a. File dalam bentuk tabel yang persis dengan file urut. b. Hubungan antara record didasarkan pada nilai dari field kunci, bukan berdasarkan alamat atau pointer. Struktur data hubungan makin banyak digunakan pada paket-paket DBMS, seperti misalnya Dbase, Foxbase, Sql dan sebagainya.

4.11. Langkah-langkah desain database.

Untuk tahap desain database yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi terlebih dahulu file-file yang diperlukan dalam sistem informasi yang dibangun. File-fila database yang dibutuhkan oleh sistem dapat dilihat pada desain model yang digambarkan dalam bentuk diagram arus data (DFD). Langkah-langkah desain database secara umum adalah sebagai berikut : a. Menentukan kebutuhan file database untuk sistem yang baru. File yang dibutuhkan dapat ditentukan dari DAD sistem baru yang telah dibuat. b. Menentukan parameter daru file database. Setelah file-file yang dibutuhkan telah dapat ditentukan, maka parameter dari file selanjutnya juga dapat ditentukan. Parameter tersebut, meliputi: · Tipe dari file : file induk, file transaksi, file sementara (temporary). · Media dari file : hardisk, disket, pita magnetik, CD. · Organisasi dari file : fila sequential, random, berindek. · Field kunci dari file. Analis sistem dapat menggunakan formulir berikut untuk mengidentifikasi file database yang akan didesain, sebagai berikut : Tabel 4.6 : Tabel identifikasi kebutuhan file. Tabel 4.7 : Tabel identifikasi atribut (field) dalam sebuah file.
 
(Source : http://h3rm4c4k3p.wordpress.com) 

Kamis, 07 Januari 2010

CARA MEMBUAT SKCK (SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN)

Diposkan oleh adalah tiekha...dan tiekha lagi .... di 05:45 0 komentar
Hari ini tanggal 7 Januari 2009 adalah pengalaman pertama ku membuat SKCK sebagai syarat administrasi kerja. Aku diterima kerja, dan ini adalah pengalaman pertamaku untuk bekerja. Memulai kembali merajut mimpi yang sempat terhenti.
Aku ingin berbagi pada semuanya bagaimana pengalamanku membuat SKCK. Barangkali bermanfaat buat yang laen...yang juga akan membuat SKCK. Pengalaman ini adalah pengalaman 3 jam yang melelahkan. Mengapa melelahkan...disamping waktu yang ku habiskan untuk membuatnya adalah 3 jam, tubuhku aku harus menahan panasnya sengatan matahari siang itu.
Setelah selesai mandi, berpakaian dan sarapan, aku memulai pertempuranku hari ini tepat pukul 9 pagi.

  1. Pergi kerumah bapak RT untuk membuat surat pengantar SKCK, karena bapak RTnya adalah bokap aku sendiri, so aku gak pergi kemana-mana, dan minta bokap sendiri buatin surat pengantar SKCK. (Tapi sebenarnya enggak juga sich, aku buat surat pengantarnya sendiri, alias tulisan tangan ku sendiri, tandatangannya pun aku palsu, tapi jgn bilang2 yaa...bokap tau kok soal ini...so tenang2 aja.) plus minta cap RT jangan lupa. Untuk meminta surat pengantar ini kita harus siapin KTP ama C1 (Kartu Keluarga) bawa terus surat ini selama pembuatan SKCK.
  2. Abiz itu ke Rumahnya Bapak RW. Naek motor....mbrummmmm. Karena anak pak RT bapak RWnya gak kebanyakan tanya. Jadi langsung ditandatangani dan dkasih cap. cuma dalam waktu lima menit aja mungkin dah selesai.
  3. Dari rumah bapak RW aku meluncur ke Kelurahan. Satu lagi keuntungan jadi anak pak RT. tuch surat langsung aja ditandatangani ama pak Lurah and dikasih cap. Sama kaya tadi 5 menit aja udah selesai.
  4. Sekarang beranjak ke Kecamatan. Satu lagi keuntungan yang aku dapat hari ini. Gak antri. Langsung dilayani. Karena disana ada yang tahu kalau aku anak pak RT. Klo kata temen2 ku panggilan yang bagus untuk ku adalah NAK RT. Hahahahaha......10 menit atau 15 menit surat pengantar sudah ada ditangan. Disini aku cuma disuruh bayar Rp.1.000,00 aja. Murah khan !!!.....
  5. Meluncurlah aku ke POLSEK tempat lokasi tinggal ku, disini aku yang sedikit apes. Karena aku harus ke POLTABES dulu cuma buat minta sidik jari. Tuch polsek ada di selatan, pinggir kota lagi. Sedang poltabes nya ada di utara, tepatnya jantung kotaku. Di dekat malioboro. Jam sudah menunjukkan pukul 10.30 siang. Kebayangkan seberapa panas cuaca siang itu. Apalagi jogja tempat aku tinggal semakin panas. Tapi karena tekad untuk syarat pekerjaan itu, aku ladeni saja panasnya kota jogja tercinta ini. Aku mulai meluncur dari selatan ke utara. Dengan jalan yang berkelok dan tentunya PANASnya kotaku ini.
  6. Sampai di poltabes aku langsung ke bagian informasi, dari sana aku tanya bagaimana caranya aku mendapat sidik jari, ternyata harus ke bagian RESKRIM, bagian penyelidikan sidik jari...yach itu judulnya aja. OH YA, YANG TIDAK BOLEH TERLUPA UNTUK DIBAWA ADALAH PAS PHOTO. Untuk mendapatkan rumus sidik jari kita ini, kita harus menyediakan PAS PHOTO UKURAN 4x6 sebanyak 2 lembar dan UKURAN 2x3 satu lembar aja. Selesai tuch jari jari kita dicoret coret ama tinta item untuk diliat ukiran indah sidik jari kita. AKHIRNYA aku mendapatkan juga kartu rumus sidik jari ku. Gak tau tuch gimana cara baca rumusnya, yang jelas kartu udah ditangan. Tapi yang pasti dan sangat jelas disini GRATIZ bok. Dan meluncurlah aku ke polsek. Butuh waktu lama untuk sampai ke sana, belom lagi tambah tuch lampu merah kuning hijau ada dimana-mana. Waktu udah hampir menunjukkan pukul 12.00, so otomatis aja aku ngebut, ntar keburu jam istirahat mati aja aku harus nunggu satu jam lagi. Tapi doa ku terkabul, aku cepat juga sampai sana, tepatnya jam 11.45 aku sudah sampai. tanpa pikir panjang aku langsung masuk ke bagian pembuatan SKCK.
  7. Di bagian pembuatan SKCK. Untung banget lagi gak ada yang buat SKCK, jadi gak antri dech. Soal temen-temen bilang, kalau buat SKCK yang gak tahan itu antrinya. Tapi disini sepi sepi aja tuch. Ato mungkin malah cuma aku doank yang bikin. Langsung masuk dan dibuat dech SKCKnya. ISI FORMULIR DAN MENYERAHKAN PAS PHOTO UKURAN 4x6 SEBANYAK 3 LEMBAR. PLUS BAYAR ADMINISTRASI SERELANYA AJA...aku sich bayar Rp.10.000,00, tadinya mau Rp.5.000,00 aja, tapi karena disana petugasnya dua orang yang ngebuatin SKCK ku...ya udah aku bayar Rp.10.000,00 dech.
  8. DAN AKHIRNYA SKCK ku selesai. SENANGNYA. HAHAHAHAHHAA...........

Minggu, 27 Desember 2009

CREPES RENYAH

Diposkan oleh adalah tiekha...dan tiekha lagi .... di 23:22 0 komentar
 ~ CREPES RENYAH ~

Bahan :
  • 175 gr tepung terigu protein sedang
  • 50 gr tepung beras
  • 35 gr gula pasir
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1/8 sendok teh baking powder
  • 300 ml air
  • 1 putih telur
  • 50 gr meses
  • 50 gr keju cheddar parut

Cara Membuat :
  1. Aduk tepung, gula, garam dan baking powder. Tuang air sambil di aduk rata. Masukkan putih telur, aduk rata.
  2. Tuang adonan ke pan dadar/ loyang martabak manis yang sudah di panaskan. Patahkan adonan, diamkan sampai kering.
  3. Tambahkan meses dan keju.
  4. Lepaskan crepes dari loyang lalu lipat. Sajikan hangat.

UNTUK 16 BUAH.

TIPS :
  1. Gunakan Api sedang, agar kering merata.
  2. Panaskan dahulu pa dadar/ loyang martabak manis sebelum digunakan.
  3. Oleskan wajan/ loyang martabak manis dengan sedikit margarin agar tidak menempel.

Dadar Telur Ala PIZZA

Diposkan oleh adalah tiekha...dan tiekha lagi .... di 23:10 0 komentar

~ Dadar Telur Ala PIZZA ~


Bahan:
  • 2 ikat bayam
  • 50 gr havermout
  • 6 butir telur ayam
  • 1 sendok teh merica bubuk
  • 1 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh gula pasir
  • 1/2 sendok teh penyedap rasa (secukupnya)
  • 150 gr / 1/4 buah nanas
  • 1/2 buah paprika merah
  • 1/2 buah bawang bombay
  • 150 gr tuna kaleng (bisa diganti daging asap)
  • Margarin untuk mengolesi wajan
  • 3 sendok makan keju parut

Cara Memasak:
  1. Adonan Telur : siangi bayam, ambil daunnya, cuci bersih lalu cincang kasar. Campur daun bayam dengan havermout, telur, merica, garam, gula, dan penyedap rasa, aduk rata.
  2. Potong nanas bentuk segitiga kecil, potong paprika bentuk dadu, iris tipis bawang bombay bentuk lingkaran dan suwir ikan tuna. Sisihkan
  3. Panaskan wajan datar, olesi sedikit margarin, tuang adonan telur hingga ketebalan 1 1/2 cm, masak dengan api kecil hingga setengah matang. Taburi dengan ikan tuna, nanas, paprika, dan bawang bombay hingga permukaan telur tertutup. Tutup wajan, masak dadar telur selama 10 menit. Angkat.
  4. Pindahkan dadar pada wadah tahan panas, taburi dengan keju parut lalu panggang dalam oven selama 15 menit dengan api atas agar bagian atasnya kering. Angkat dan Sajikan.

PORSI UNTUK 6 ORANG. LAMA MEMASAK 35 MENIT.


Pengganti Havermout:
  • Bisa diganti dengan roti tawar yang dibuat dari tepung gandum. Ciri-ciri roti gandum adalah berwarna coklat kusam dan teksturnya kasar.
  • Adapun cara pengolahannya :
  1. Potong atau sobek roti gandum ukuran kecil, lalu panggang dalam oven atau di atas wajan datar hingga kering. 
  2. Hancurkan roti gandum yang sudah kering dengan cara diremas-remas, dan roti gandum siap dicampur dengan adonan telur.

Senin, 16 November 2009

13 November 2009

Diposkan oleh adalah tiekha...dan tiekha lagi .... di 22:00 0 komentar
My Birthday Wishes ..........

Di tanggal 13 November, 24 tahun silam aku dilahirkan dari rahim seorang wanita yang sepanjang 24 tahun aku bernafas, aku memanggilnya ibu. Selalu dan selalu ku panjatkan doa untuk bisa melakukan yang terbaik untuknya. Wanita yang 24 tahun silam telah berjuang mempertaruhkan nyawanya untuk membuat ku mampu melihat dunia yang saat ini ku jajaki.

Seakan tak ingin berharap sesuatu yang lebih, aku hanya tak ingin membuatnya menangis lagi. Aku ingin di hari tuanya kelak aku tak akan mencampakkannya, meninggalkan-nya, hanya demi memikirkan kehidupanku seorang. Aku ingin ada keikhlasan di hatiku untuk merawatnya, seperti dia merawatku saat ini, dan seterusnya. Satu hal yang tak pernah lagi ku lakukan adalah memeluknya. Aku mungkin hanya tak tahu bagaimana memulainya kembali, namun jauh dalam lubuk hati ku aku selalu memeluknya. Ibu, doakan aku selalu agar menjadi anak yang berbakti, menyayangi kalian berdua sebagai orang tua ku, dan terus menyayangi adik-adik ku, juga seluruh keluarga, budhe pakdhe, eyang, mbah uti mbah kakung, tante om, semuanya. Aku ingin terus bisa menyayangi kalian semua. Juga berharap suastu saat aku berguna bagi orang lain pula. Selalu berharap yang terbaik bagi kebahagiaan kehidupan kita selanjutnya sampai ajal menjemput suatu saat tiba.

Selasa, 27 Oktober 2009

- SUP IKAN MISOA -

Diposkan oleh adalah tiekha...dan tiekha lagi .... di 23:40 0 komentar
SUP IKAN MISOA

sponsored by Blue Band

Bahan:
Fillet ikan Kakap : 300 gr potong tebal 1 cm, segi empat
Misoa : 100 gr
Sawi Caisim : 3 batang
Blue Band : 1 sendok makan
Bawang Putih : 5 siung, cincang, goreng hingga kering

Bumbu:
Lada : 1/2 sendok teh
Garam : 1/2 sendok teh
Gula : 1/2 sendok teh
Kecap Asin : 1 sendok makan
Air : 1000 ml
Minyak Wijen : 1 sendok makan

Cara Memasak:
  1. Rebus air hingga mendidih, masukkan blue band dan bumbu
  2. Tambahkan ikan, caisim, minyak wijen, dan misoa
  3. Didihkan sebentar, lalu angkat
  4. Sajikan dengan ditambahkan bawang putih goreng di atasnya.

Gadis Dengan Kaki Bola Basket

Diposkan oleh adalah tiekha...dan tiekha lagi .... di 07:38 0 komentar

Qian Hongyan mengalami kecelakaan dan kehilangan kedua kakinya bahkan pinggulnya, dan perlu mencari jalan keluar. 

Keluarganya di Cina miskin dan tidak dapat membeli kaki palsu, maka ia menggunakan bola basket untuk memudahkan gerakannya. Qian Hongyan juga dikenal sbg Basket Ball Girl. 


Qian menggunakan dua sangga kayu untuk menyeret tubuhnya dan tidak mengeluh, walau dia telah gonta ganti bola basket 6 kali, ia tetap ke sekolah, walaupun harus bersusah payah ke sana
Dan.. ia tetap tersenyum menyambut dunia. 





Setelah bbrp lama, Ada yang berbaik hati dan menyumbangkan kedua kaki palsu untuk Qian HongYan. 


Maka, bersyukurlah kalau kita di berikan tubuh yang masih sempurna. Karena mungkin di belahan dunia yang lain...atau disamping kita sekalipun ada seseorang seperti Qian HongYan yang berusaha berjuang dengan keterbatasannya untuk dapat melakukan apapun yang dicita-citakan dan diimpikan, berusaha sekuat yang dia mampu, untuk menunjukkan kelebihannya di atas keterbatasannya.

Jangan terlalu menyombongkan diri hanya karena diri kita masih sempurna, karena belum tentu kita dapat melakukan sesuatu hal, yang malah seseorang dengan keterbatasannya dapat melakukan sesuatu yang lebih baik dari yang kita dapat lakukan.

Bersyukur atas apa yang kita dapat kan adalah cara yang terbaik.

 

:: V-Rho........ :: Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal